Sementara itu, Ketua DPRD Malut, Kuntu Hi Daud ketika dihubungi terpisah membenarkan kabar dirinya telah sembuh Covid-19. Dia sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah.
Meski demikian, dia menyesali pelayanan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Malut. Dia mengaku sejak dirinya dinyatakan positif Covid-19 sampai sembuh, tidak menerima obat dari gugus tugas.
Dia mengaku, sebelum dirinya melakukan tes cepat, tidak ada bantuan dari gugus tugas provinsi. Dia juga tetap melaksanakan tes usap mandiri ke Rumah Sakit Chasan Boesoerie Ternate dan hasilnya positif.
Saat karantina mandiri di rumah, dia mengaku pernah berkomunikasi dengan Karo Humas Provinsi Malut, Muliadi Tutupoho. Dikatakan dia akan diberi obet dan diantarkan ke rumah untuk menambahkan imun. Tapi sampai dirinya dinyatakan sembuh, obat tersebut tak kunjung datang.
"Karo Humas telepon, sejak saya terpapar Covid-19, dia akan menyuruh petugas kesehatan mengantarkan obat di rumah saya, tapi saya tidak pernah melihat obat itu sampai saya sembuh," ujarnya.