Wakil Ketua III Gustu Malut ini juga menyampaikan, obat yang dikonsumsi setiap hari bukan dari Gustu Malut melainkan dari Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim; Sultan Tidore, Husain Sjah, dr Arlen di Tobelo, Kapolda Malut, Irjen Pol Rikwanto dan Ketua Komisi III Deprov Malut.
"Saya selama sakit hanya lima orang ini yang berikan saya obat, bukan dari gugus tugas," katanya.
Politisi Partai PDIP menyesalkan gugus tugas karena selaku Ketua Dewan Provinsi, ketika sakit tidak ada penanganan, apalagi masyarakat biasa.
"Setidaknya selaku pimpinan harus ada pelayanan bukan dibiarkan. Tidak mungkin saya bermohon untuk meminta obat ke Gugus Tugas, kan mereka tahu saya sakit," ujarnya.