Komnas HAM Investigasi Kasus Penembakan 18 Warga di Tamilou Maluku Tengah

Riezky Maulana
Ilustrasi penembakan (Antara)

Dia mengatakan, kasus yang terjadi di Tamilou merupakan persoalan hukum, namun melibatkan hal kultural. Jika tak diatasi, kasus ini akan terus terjadi secara berkepanjangan. 

"Karena kami melihat kalau ada pendekatan hukum tapi enggak ada penyelesaian kultural di antara masyarakat, itu konfliknya akan terus berkepanjangan," ucapnya. 

Diketahui, sebanyak 18 warga Tamilou, Maluku Tengah tertembak oknum anggota polisi. Insiden ini terjadi diduga karena rebutan senjata api. Peristiwa ini terjadi di Desa Tamilou, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, Selasa (7/12/2021) pukul 05.20 WIT. Warga sudah mendatangi Polda Maluku Utara untuk meminta pertanggungjawaban kasus tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polda Malut Ungkap Berbagai Senpi Ilegal, Ada dari Filipina untuk Dijual ke KKB di Papua

16 hari lalu

Viral Aksi Koboi di Balikpapan, Pengemudi Mobil Tembakan Air Gun ke Kerumunan Warga

17 hari lalu

Tolak Diajak Rujuk, Wanita Tewas Ditembak Mantan Suami di Mesuji

19 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Mobil Korban Diberondong 3 Tembakan

19 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal