Komnas HAM Investigasi Kasus Penembakan 18 Warga di Tamilou Maluku Tengah

Riezky Maulana
Ilustrasi penembakan (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional (Komnas) HAM angkat bicara terkait kasus penembakan di Tamilou, Maluku Tengah. Dalam peristiwa ini, 18 warga tertembak senjata api oknum anggota polisi.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, telah berkomunikasi dengan Mabes Propam Polri hingga Kapolda Maluku untuk menginvestigasi kasus tersebut. 

"Kami sudah bicara langsung dengan Mabes, jadi Kadiv Propam sudah dikontak langsung Komnas HAM. Saya ketemu Kapolda walaupun Kapoldanya sudah habis masa jabatan, tapi ada kesepakatan segera kami akan mengadakan investigasi terhadap kasus di Tamilou," ujar Taufan, Selasa (28/12/2021). 

Dia menjelaskan, persoalan Tamilou merupakan konflik yang melibatkan dua desa. Sebab itu dia meminta Gubernur Maluku Murad Ismail proaktif untuk menjembatani persoalan tersebut.

"Saya sudah ngomong sama Gubernur juga karena ini melibatkan pertikaian dua desa. Ada tokoh msayarakat, tokoh adat. Saya minta Pak Gubernur ambil sikap atau ambil langkah proaktif," katanya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

2 hari lalu

DPO Senjata Api Rakitan di Lampung Ditangkap di Bekasi, Akui Curi 100 Motor

4 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

6 hari lalu

Gagal Kabur! Jambret Bersenjata Pistol Mainan di Lumajang Nyaris Tewas Diamuk Warga

7 hari lalu

Jubir OPM Sebby Sambom Klaim Tembak 3 ASN Jayawijaya: Siapa Suruh ke Papua!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal