Pandemi Covid-19, Tradisi Malam Ela-ela Dipusatkan di Keraton Kesultanan Ternate

Antara
Festival malam Lailatul Qadar atau biasa disebut warga Kota Ternate malam ela-ela ditiadakan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

Sebelumnya, pada tahun lalu, sejumlah kelurahan di Kota Ternate juga meniadakan tradisi malam ela-ela pada 27 Ramadan, sebagai salah satu upaya melestarikan tradisi Islam peninggalan leluhur. Sebab, pelaksanaan acara di tengah pandemi Covid-19 yang turut melanda daerah ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus positif.

Imam masjid besar Akehuda Ternate mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke seluruh masyarakat untuk tidak menggelar tradisi ela-ela. Warga diminta tetap di rumah agar pandemi Covid-19 tidak semakin parah.

Menurut dia, pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate bersepakat, untuk tradisi malam ela-ela hanya dirayakan dengan menyalakan obor atau pelita di rumah masing-masing. Orang tua dapat mengawasi anak-anaknya untuk tidak berkumpul melakukan aktivitas tradisi malam ela-ela.

"Bahkan, untuk malam takbiran dapat dilakukan di rumah masing-masing tanpa harus berkumpul di suatu tempat yang dapat mengundang orang berkerumun," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Capai Setinggi 500 Meter

14 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,6 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Berpusat di Laut

17 hari lalu

Gunung Ibu Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Capai 400 Meter dari Puncak

18 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara, Ini Analisis BMKG

18 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal