Petani Rumput Laut di Wilayah Terluar Maluku Menjerit Butuh Bantuan Modal Usaha

Antara
Salah satu petani memperlihatkan rumput laut yang dibudidayakan. (Foto: Antara)

Anos menambahkan, komisi sudah pernah menyampaikan aspirasi ini kepada pihak perbankan, khususnya PT Bank Maluku-Malut selaku BUMD milik pemprov. Untungnya hal tersebut cukup mendapatkan respons positif.

"Salah satu BUMD ini memiliki kantor cabang pembantu di wilayah Kepulauan Tanimbar serta Kabupaten MBD. Kami mintakan pegawai banknya bisa melakukan survei lapangan," kata Anos yang juga Ketua F-Partai Golkar DPRD Maluku ini.

Tujuan dilakukan survei oleh petugas bank ini sangat strategis bagi mereka agar bisa melihat sendiri bagaimana potensi komoditi rumput laut yang dikembangkan di sana. Termasuk kualitas maupun prospek pemasarannya. 

Selama ini, petani rumput laut hanya bisa menjual hasil panen mereka kepada para pedagang yang masuk ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Sayangnya, harga pembelian rendah, padahal di pasaran bisa mencapai Rp20.000 per kilogram.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Heboh! Emak-Emak di Situbondo Gerebek Penipu Modus Pinjaman Utang saat Check-in di Hotel

17 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

1 bulan lalu

Jombang Geger, Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Dusun Semanding

2 bulan lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

2 bulan lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal