Profesi Tentara Dinilai Berisiko Tinggi Tertular Hepatitis C

Antara
Prajurit TNI saat bertugas. (Foto: Istimewa).

AMBON, iNews.id - Profesi tentara dinilai berisiko tinggi tertular infeksi virus hepatitis C (HCV). Sebab prajurit TNI ini tinggal bersama dan sering terluka saat latihan.

Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Maluku, Sri Anantha Widya mengatakan, hepatitis C berpotensi tinggi menular ke prajurit TNI, karena penyebarannya lewat kontak cairan tubuh.

"Tentara sering hidup dalam tempat tertutup bersama-sama (barak) dan dalam proses latihan juga sering terluka," kata Sri Anantha di Kota Ambon, Maluku, Jumat (12/11/2021).

Hepatitis C secara genetik sangat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Sejauh ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virusnya.

Dia menilai, tentara sangat rentan lantaran tinggal di barak bersama. Bisa saja menggunakan alat cukur, gunting kuku maupun sikat gigi bersama.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

57 tahun lalu

Polda Maluku Gagalkan Penyelundupan Merkuri 825 Kg di Ambon, 2 Tersangka Ditahan

57 tahun lalu

Pemakaman Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Diwarnai Isak Tangis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal