Respons Kebijakan Sekolah Jam 5 Pagi, DPR: Praktikkan Dulu di Pemprov NTT

Achmad Al Fiqri
Suasana para siswa di NTT yang mulai masuk sekolah pukul 05.30 WITA. (Foto : Antara)

Menurut Viktor, selama ini siswa di NTT sulit untuk masuk ke perguruan tinggi favorit di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Kita punya kekurangan-kekurangan, tidak bisa NTT itu dipersepsikan atau disamakan dengan Jakarta atau ada yang membawa Finlandia. NTT dengan kekurangan infrastruktur, suprastruktur, sumberdaya. Kecuali uang,” katanya.

"Uang Nusa Tenggara Timur untuk dinas pendidikan dan kebudayaan, 50 persen APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur ada di dinas pendidikan dan kebudayaan. Tanpa DAU dan DAK uang provinsi itu untuk APBD itu sudah 35 persen, melampaui Undang-Undang. UU ini mengatur 20 persen. Kita tanpa DAU dan DAK sudah 35 persen," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 bulan lalu

9.000 PPPK di NTT Terancam Dirumahkan, Ada Apa?

1 tahun lalu

Jenazah Guru Korban KKB di Yahukimo Papua Dipulangkan ke Flores Timur NTT

1 tahun lalu

Usai Dilantik, Gubernur NTT Cerita soal Kabar Cristiano Ronaldo ke Kupang

3 tahun lalu

Bertemu Komisi X DPR, Wali Kota Semarang Minta Dibuka PPPK khusus Formasi Pustakawan

3 tahun lalu

Sempat Viral, Kebijakan Sekolah Jam 5 Pagi di NTT Resmi Dicabut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal