Update Gempa Ambon, 2.675 Rumah Rusak, 247.239 Jiwa Mengungsi

Ilma De Sabrini
Puluhan korban luka akibat gempa Magnitudo 6,5 di Ambon, Maluku dirawat di tenda-tenda darurat. (Foto: Antara)

“Warga masih percaya hoaks tersebut sehingga mereka mengungsi ke bukit secara tersebar dan sulit dijangkau petugas. Di samping itu, hujan yang turun menyebabkan kondisi kesehatan sebagai salah satu prioritas penanganan,” katanya.

Terkait dengan hoaks, kata dia, BNPB, BMKG dan pemerintah setempat melakukan upaya menangkal hoaks yang beredar di media sosial.

BMKG telah menyatakan bahwa isu akan terjadi gempa besar dan tsunami di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua adalah tidak benar atau berita bohong (hoaks), karena hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat, dan akurat kapan, dimana dan berapa kekuatannya.

Sebelumnya diberikan, gempa bumi dengan Magnitudo 6,5 terjadi pada 26 September 2019, pukul 06.46WIB. Gempa tersebut terjadi pada 40 km timur laut Ambon, Maluku dengan kedalaman 10 km. BMKG merilis tidak adanya potensi tsunami.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara

6 hari lalu

Panik saat Gempa Susulan, IRT 53 Tahun di Manggarai Timur Tewas Serangan Jantung

7 hari lalu

Ringankan Beban Korban Gempa NTT, MNC Peduli Salurkan 3 Ton Logistik ke Ende dan Nagekeo

8 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

8 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal