Doa Puasa Syawal Lengkap Arab, Latin, dan Artinya: Boleh Diniatkan Siang Hari

Rilo Pambudi
Doa Puasa Syawal (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Setelah meninggalkan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri, umat Islam telah kembali berjumpa pada bulan Syawal. Salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan di bulan ini adalah Puasa Syawal.

Melansir dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa (2/5/2023), Madzhab Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan ulama lainnya menganjurkan ibadah puasa selama enam hari. Anjuran tersebut berdasarkan hadits:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Sungguh Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim no 1164)

Puasa sunnah Syawal bisa dilaksanakan persis satu hari setelah hari lebaran dan baik dikerjakan secara berurutan, yakni antara 2-7 Syawal. Namun, tidak masalah juga jika ingin mengerjakan puasa tersebut dengan acak, tidak berurutan, atau bahkan di akhir bulan.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Keutamaan Puasa Syawal Menurut Hadits, Dapat Pahala Setara Satu Tahun

57 tahun lalu

5 Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari setelah Idulfitri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal