Kominfo Ajak Santri Cakap Hadapi Transformasi Digital

Dita Angga
Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Indonesia (SDPPI) Kominfo, Ismail, di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (11/2/2022).  (Foto: Istimewa)

“Sekolah daring misalnya, bahkan kita memiliki peluang memperbaiki kualitas pendidikan kita hari ini dengan memanfaatkan teknologi,” ungkapnya.

"Kalau belanja kita sekarang tidak perlu ke pasar atau toko. Kita sudah bisa membelinya secara digital. Bahkan kita sudah bisa beli tanah di ruang digital," imbuhnya.

Namun begitu, Ismail juga menyebut ada hal-hal negatif dari perkembangan teknologi. Maka dari itu perlu adanya pertahanan diri atau self defense sejak dini. 

"Iman dan taqwa menjadi salah satu kunci agar kita terhindar dari dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh perkembangan teknologi. Iman dan taqwa bisa menjadi self defense yang kokoh dari konten negatif yang ada," jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital.

“Kecakapan digital akan lebih bijak memanfaatkan teknologi. Hal ini bisa dimulai dari diri sendiri dan juga lingkungan keluarga,” tuturnya. 

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
13 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

15 hari lalu

Kebakaran Pesantren Al Falakiyah Bogor, Puluhan Santri Sesak Napas Dilarikan ke RS

19 hari lalu

Kasus Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Periksa Pengelola SPPG Kalitengah

20 hari lalu

Kronologi 200 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan usai Santap MBG

20 hari lalu

200 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, Ponpes Pastikan Tidak Ada yang Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal