Pilu, 1 Warga asal NTB Korban TPPO di Libya Ternyata Buta Huruf

Antara
Pilu, 1 Warga asal NTB Korban TPPO di Libya Ternyata Buta Huruf (Foto: Antara/Dhimas BP)

Setelah paspor terbit, keduanya kemudian diberangkatkan ke wilayah Timur Tengah. Namun, keduanya tidak tiba di Arab Saudi, melainkan ke Turki.

"Janji awal ke Arab itu batal, mereka diterbangkan ke Turki. Dari Turki oleh agensi di sana dikirim ke Libya," tuturnya.

Tiba di Libya, keduanya langsung diserahkan ke majikan dan bekerja di bidang domestik sebagai asisten rumah tangga (ART).

"Jadi, sekitar 7 bulan bekerja sebagai ART, mereka diberikan gaji, tetapi yang menjadi masalah adalah perlakuan majikan yang sering melakukan tindakan kekerasan fisik. Setiap ada sedikit kesalahan, korban dengan gampang dipukul," ujarnya.

Dari pendampingan hukum tersebut, Mizan turut mengungkapkan bahwa keduanya berangkat ke Libya dengan menggunakan visa kunjungan wisata.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
12 hari lalu

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

18 hari lalu

Dijanjikan Kerja di Salon Garut, Janda 2 Anak Diduga Dipaksa Layani 5 Pria Sehari

22 hari lalu

Jajakan Anak di Bawah Umur via Aplikasi Kencan, 2 Muncikari di Cianjur Ditangkap

1 bulan lalu

Pelarian DPO Kasus TPPO Berakhir, Ditangkap Tim Tabur Kejari Batam di Klub Malam

4 bulan lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal