Rumah Sakit Jamin Tak Ada Manipulasi Hasil PCR Calon Jemaah Haji

Antara
Seorang calon haji asal Kota Mataram, NTB saat tes usap PCR Covid-19 di RSUD Mataram, Jumat (17/6/2022). (ANTARA/HO)

Di sisi lain, Eka berharap jemaah juga bisa kooperatif menerima hasil tes usap PCR Covid-19. Artinya, ketika ada jemaah dinyatakan positif dari hasil tes PCR, harus bisa menerima dan melakukan isolasi mandiri selama 5 hari.

"Jangan sampai ada yang nyogok, karena jemaah mau ibadah ke Tanah Suci menjadi tamu Allah. Kami juga yang mengeluarkan hasil PCR palsu bisa berdosa," ucapnya.

Setelah lima hari isolasi, jemaah yang dinyatakan positif kembali akan diambil sampelnya. Apabila negatif, maka jemaah bisa berangkat bersama kelompok terbang (kloter) berikutnya.

"Tapi jika masih positif, terpaksa ditunda tahun depan. Itu informasi yang kita terima dari Kemenag," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H Muhammad Amin sebelumnya mengatakan, layanan tes usap PCR Covid-19 hari ini khusus untuk 389 calon haji yang tergabung dalam kloter utuh.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
19 hari lalu

Nasib 95 Calon Jemaah Umrah Kuningan Gagal Berangkat, Terkatung-katung Tunggu Kepastian

30 hari lalu

Polisi Bongkar Pemalsuan STNK di Mataram, Tarif Motor Rp750.000 dan Mobil Rp1 Juta

2 bulan lalu

Dugaan Pungli Beasiswa KIP di Kampus Mataram Masuk Penyidikan Polda NTB

2 bulan lalu

Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga

3 bulan lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram, Perempuan dan 2 Anaknya Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal