2 Tenaga Medis Anggota Gugus Tugas Covid-19 Ditembak KKB, Ini Kata Bupati Intan Jaya

Chanry Andrew Suripatty
Ilustrasi petugas gabungan menyelidiki kasus penembakan di wilayah PT Freeport. (Foto: Antara)

"Kami putus kontak karena tidak ada sinyal di distrik ini. Kami pun masih harus pastikan di daerah ini aman atau tidak sebelum terbang. Rencananya besok setelah pertemuan koordinasi dengan Kapolres dan Dandim, kami akan evakuasi kedua korban menggunakan helikopter,” katanya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala sebelumnya pada Jumat (22/5/2020) sore juga membenarkan telah terjadi peristiwa penganiayaan dan penembakan yang menimpa dua orang petugas medis tersebut. Pihaknya mendapatkan laporan kejadian tersebut dari pengurus gereja di Pastoran Bilai.

“Dari laporan pihak Pastoran Bilai, satu dari dua tenaga medis tersebut dilaporkan telah meninggal dunia. Satu orang lagi masih di Pastoran untuk mendapatkan pertolongan pertama karena kondisi korban dilaporkan kritis. Ini baru laporan dari mereka. Saya belum pastikan itu karena belum melihat langsung,” kata Yuli Karre Pongbala.

Yuli menjelaskan, kedua petugas tenaga medis sebelumnya ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 di sana. “Dari laporan yang kita dapatkan kedua korban ini mengantongi surat perintah dari kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya,” ujarnya.

Menurut Yuli, lokasi kejadian sangat jauh dari ibu kota kabupaten sehingga mereka tidak bisa langsung ke TKP untuk memastikan kejadian itu. Rencananya pihaknya baru menuju ke lokasi, Sabtu pagi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kasus Pembunuhan Bripka Fredy Awes di Yahukimo Terungkap, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

12 jam lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

20 jam lalu

OPM Serang Distrik Jila, 1 Warga Ditembak Mati dan 1 Patah Kaki Dilempar ke Jurang

20 jam lalu

OPM Serang Pos Aparat di Mimika, 9 Perempuan Dibawa Paksa

4 hari lalu

Polda Malut Ungkap Berbagai Senpi Ilegal, Ada dari Filipina untuk Dijual ke KKB di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal