Akibat Ulah KKB, 25 Warga Paro Mengungsi ke Kenyam Papua Pegunungan

Nathan Making
Sebanyak 25 warga Distrik Paro mengungsi ke Kota Kenyam karena ancaman KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah tersebut. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

TIMIKA, iNews.id - Sebanyak 25 warga Distrik Paromengungsi ke Kota Kenyam, Kabupaten Nduga. Mereka mengungsi lantaran ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di wilayah tersebut.

Secara terperinci, para warga yang mengungsi terdiri atas 14 dewasa dan 11 anak-anak.

"Jumlahnya cukup banyak, sudah ada masyarakat di Paro yang meninggalkan rumah," kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Jumat (10/2/2023).

Dia mengatakan, Bupati Nduga Namia Gwijangge telah meminta bantuan kepada tim untuk menyelamatkan warga Paro yang mengungsi ke Kota Kenyam. Menurut dia, sejak Jumat pagi sudah ada 25 warga yang dievakuasi ke Kenyam.

Sementara itu, Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendata jumlah total warga yang mengungsi.

"Kita lagi mendata jumlah seluruhnya ada berapa, karena pos di Paro dari TNI dan Polri tidak ada," kata Ramdani.

Diketahui, KKB pimpinan Egianus Kogoya diduga membakar pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter di Lapangan Terbang Paro, Selasa (7/2/2023). Nasib pilot Susi Air, Kapten Philip M, hingga kini belum diketahui.

Sementara lima penumpang pesawat telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
13 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

13 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

16 hari lalu

Kebakaran di Pahandut Palangka Raya, 146 Jiwa Mengungsi Kehilangan Tempat Tinggal

22 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

2 bulan lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal