Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Keerom Marak, Walhi Minta Presiden Jokowi Turun Tangan

Chanry Andrew Suripatty
Kolase foto aktivitas tambang emas ilegal dan perambahan hutan di Kabupaten Keerom, Papua. Insert Foto : Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer dan Direktur WALHI Papua, Maikel Peuki (Foto: Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.id – Maraknya aktivitas tambang emas ilegal dan perambahan hutan di distrik Waris dan Senggi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua mendapat perhatian serius dari aktivis lingkungan hidup (Walhi) di Papua. Lokasi aktivitas tambang emas illegal di sungai Takai, distrik Senggi, kabupaten Keerom telah berlangsung cukup lama. 

Tambang emas yang sebelumnya merupakan tambang emas rakyat kini dipenuhi dengan sejumlah alat berat berupa eskavator yang melakukan aktivitas galian di lokasi tersebut. 

Tak hanya aktivitas tambang emas illegal, aktivitas perambahan hutan oleh para cukong kayu di wilayah itu sangat meresahkan masyarakat yang peduli terhadap kelestarian alam mereka.

Aktivitas tambang emas ilegal dan pembalakan liar di hutan Provinsi Papua khususnya di Kabupaten Keerom menyebabkan ancaman hilangnya hutan di Papua yang merupakan hutan terakhir di Indonesia semakin terpampang nyata.

Aktivitas tambang emas ilegal dan perambahan hutan yang masif terjadi di wilayah itu sudah kerap kali disuarakan oleh para aktivis lingkungan dan pihak gereja setempat, namun nyatanya, aktivitas tersebut masih berjalan lancar. Diduga kuat dibekingi oleh sejumlah aparat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
16 hari lalu

Jaringan Merkuri Ilegal di Bogor Dibongkar, Pasok Tambang Emas hingga Sukabumi

21 hari lalu

Longsor Tambang Emas Ilegal Tewaskan 5 Orang di Pohuwato, Pemilik PETI Jadi Tersangka

31 hari lalu

Bakar 5,2 Hektare Lahan untuk Buka Kebun Sawit, Pria di Berau Ditangkap

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Keerom Papua

2 bulan lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal