Bawaslu Ungkap 7 Daerah di Papua Belum Selesai Coklit, Ini Detailnya

irfan Maulana
Ilustrasi coklit tujuh daerah di Papua belum selesai hingga masa waktunya berakhir. (Foto: Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Bawaslu mengungkap ada tujuh daerah di Papua yang belum selesai melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih (PPDP/Pantarlih). Padahal masa waktu coklit sebagai salah satu proses tahapan penyelenggaraan pemilu sudah selesai.

Hal ini disampaikan Kooordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Lolly Suhenty. Dia mengatakan sampai saat ini ada tujuh kabupaten kota di Papua, baik Provinsi Papua, Papua Selatan dan Papua Pegunungan yang belum selesai melaksanakan coklit.

"Penyebabnya karena coklit terlambat dilaksanakan pada masa awal tahapan," ujarnya, Jumat (17/3/2023). 

Diketahui, coklit mulai dilaksanakan pada 12 Februari dan berakhir 14 Maret 2023. Atas hal ini, Bawaslu Provinsi Papua mengimbau untuk tidak melakukan coklit pascatanggal 14 Maret hingga ada surat keputusan KPU sebagai legalitas perpanjangan masa coklit.

"Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada surat balasan dari KPU Provinsi Papua," katanya.

Adapun ketujuh daerah di Papua yang belum selesai coklit yakni Kabupaten Mamberamo Raya (8 distrik, 30 kampung) Jayapura (2 Distrik 4 kampung), Asmat, Papua Selatan (2 distrik, 7 kampung), Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan (1 kampung), Dogiyai, Papua Tengah (5 distrik belum 100%) dan Sarmi (1 distrik, 7 kampung).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

14 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

17 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

20 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

22 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal