Bentrokan Antarkelompok Kembali Pecah di Depan DPRD Nduga

Kurnia Illahi
Bentrokan antarkelompok kembali pecah di Kenyam, Kabupaten Nduga, buntut persoalan kesepakatan pembagian hak suara saat pemilu yang menggunakan sistem noken, Sabtu (1/6/2024). (Foto: Polda Papua).

“Bentrok tersebut kembali terjadi karena masalah pembagian suara yang belum terselesaikan dan ini merupakan kejadian ketujuh kalinya,” ucapnya.

Dia menyampaikan, dari pertikaian tersebut terdapat korban jiwa, yakni Lingganus Gwijangge yang merupakan korban dari pihak Ikabus Gwijangge.

“Korban terkena anak panah di bagian bahu sebelah kanan dan terdapat luka bacokan di bagian leher sebelah kanan yang menyebabkan korban meninggal di tempat,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Nduga, AKBP V.J. Parapaga menuturkan, saat kejadian petugas di lokasi sempat menembakan gas air mata ke arah kedua kelompok dan mengimbau segera membubarkan diri.

Dia menjelaskan, permasalahan kedua belah kelompok sebenarnya telah dinyatakan selesai pada Sabtu (6/4/2024) ditandai penandatanganan surat pernyataan dan perjanjian damai sehingga kejadian yang baru saja terjadi karena ada yang belum mau menerimanya.

Usai bentrokan, personel gabungan melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi bentrokan susulan, serta melakukan pendekatan ke tokoh di Kenyam untuk membantu meredam kedua kelompok tersebut.

“Situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, serta berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Bom Rakitan Ditemukan di Lokasi Bentrokan Adonara NTT, Polisi Sterilkan TKP

15 hari lalu

Bentrokan Warga akibat Sengketa Lahan di Manggarai Barat, Kendaraan Dibakar

15 hari lalu

Penampakan Selongsong Peluru di TKP Bentrokan Bangkalan, Petunjuk Ungkap Pelaku Penembakan

16 hari lalu

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

17 hari lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal