Bripda Diego Rumaropen Tewas Diserang OTK, Keluarga Tuntut Penjelasan Satbrimob

Chanry Andrew Suripatty
Bripda Diego Fernando Rumaropen, korban Penyerangan OTK di Wamena (Foto: Istimewa)

Sementara itu Komandan Sat Brimob Polda Papua Kombes Budi Satrijo telah menyampaikan dukacita kepada keluarga korban. 

Dirinya mengakui dalam insiden yang membuat Bripda Diego meninggal ada kelalaian dari Danki yang mengajak korban menembak sapi di Napua.

"Komandannya lalai dalam kegiatan tersebut dan saya sebagai komandan satuan sangat marah dan menyesali itu," tuturnya.

Dia memastikan penyelidikan atas meninggalnya Bripda Diego terus berjalan.

"Saya juga meminta maaf mungkin dalam pengawasan kurang karena keterbatasan disebabkan wilayah yang luas," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Fakta di Balik Video Propaganda KKB di Papua, Identitas Korban dan Waktu Kejadian Terungkap

16 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

23 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

26 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

29 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal