Polisi juga mengamankan empat serpihan proyektil dari kendaraan yang ditumpangi korban. Di sekitar lokasi penembakan, penyidik menemukan delapan selongsong PIN kaliber 5,56 mm. Barang bukti lain berupa satu lembar jaket serta satu proyektil GLM turut diamankan.
Seluruh barang bukti telah didokumentasikan untuk selanjutnya diperiksa dan dianalisis dalam proses penyelidikan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, temuan dari lokasi menjadi bagian penting dalam merekonstruksi rangkaian penembakan.
“Dari hasil olah TKP, kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memperoleh petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Temuan tersebut selanjutnya dianalisis bersama keterangan korban dan saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian serta pihak yang diduga bertanggung jawab,” ujarnya dikutip dari iNews Sorong Raya, Minggu (9/8/2026).
Penyelidikan sementara polisi mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok bersenjata Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya. Dua orang berinisial EG dan PN dalam pendalaman awal sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan serangan tersebut.