Ini Respons Wapres Ma'ruf Amin soal Keamanan dan Penembakan di Papua

Antara
Wapres Ma'ruf Amin soal keamanan dan penembakan di Papua. (Foto: tangkapan layar)

"Walaupun masih ada penembakan seperti itu, sebenarnya sumbernya, dari segi frekuensinya, sudah menurun, sudah menurun. Karena itu langkah kita mencari mereka yang melakukan penembakan untuk dilakukan penegakan hukum," katanya.

Kendati memilih untuk menggunakan pendekatan humanis, sanksi tetap diberlakukan bila ada pelanggaran hukum.

"Sebenarnya ada penurunan peristiwa dibandingkan dengan yang dulu, dan juga memang yang terkena tembak itu dalam rangka misi ya, misi kesehatan, misi-misi kesejahteraan. Jadi salah satu akarnya itu untuk kesejahteraan. Kalau pun ada dari TNI atau polisi yang melakukan pelanggaran, ya ditindak juga. Jadi mereka ditindak. Misalnya, seperti kemarin ada yang diduga mutilasi, ditegakkan, penegakan hukum itu yang dilakukan karena kita ingin memberikan kepercayaan," ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah OTK di Yahukimo mencegat dan menembaki personel Satgas Ops Damai Cartenz yang berpatroli. Penembakan tersebut terjadi di Jembatan 2, Jalan Poros Logpon KM 7, Yahukimo, Rabu (28/12/2022) pukul 16.40 WIT.

Personel Satgas Ops Damai Cartenz dari Brimob Polda Lampung Bripda Gilang gugur akibat luka tembak pada bagian pipi bawah. Sementara Briptu Fazuarsyah terkena tembakan di bagian punggung kiri dan Bripda Dona Bagaskara terkena peluru di bagian punggung.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jenazah Aris Sanda Sopir Tewas Ditembak di Jayawijaya Dipulangkan ke Toraja

7 hari lalu

Pakar USU Apresiasi Pemerintah Tangani Korban MBG Karo Dirujuk ke RS Jakarta

7 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

8 hari lalu

Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Kondisi Orangutan Terdampak Asap Karhutla

10 hari lalu

Jubir OPM Sebby Sambom Klaim Tembak 3 ASN Jayawijaya: Siapa Suruh ke Papua!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal