Kasus Lukas Enembe, KPK Bekukan Rekening Rp81,8 Miliar

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membekukan rekening berisi uang Rp81,8 miliar dan 31.559 dolar Singapura. Rekening tersebut diduga terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, selain pembekuan rekening tersebut, tim penyidik juga menyita uang sebanyak Rp50,7 miliar diduga terkait dengan kasus yang sama.

"Tim telah membekukan uang dalam rekening sekitar Rp81,8 miliar dan 31.559 dolar Singapura," ujar Ali Fikri di Jakarta, Kamis (16/3/2023).

Dia menjelaskan, tim penyidik juga telah menyita empat unit mobil serta emas batangan. Selain itu, penyitaan dilakukan berupa beberapa cincin dengan batu mulia, namun tidak merinci jumlahnya.

Penyitaan tersebut dinilai untuk memaksimalkan pemulihan aset (asset recovery) yang nantinya akan dirampas untuk negara.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
15 hari lalu

Sekda Banyumas Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Unsoed

17 hari lalu

KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Seorang Perempuan Turut Dibawa

17 hari lalu

KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Pegawai yang Hendak Pulang Dicek Barang Bawaannya

18 hari lalu

Minta Maaf Usai Ditahan KPK, Bupati Bolmut: Doakan Saya Fokus Jalani Proses Hukum

2 bulan lalu

Geledah Rektorat Unsoed, KPK Sita Barang dan Dokumen 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal