Sementara pasien yang masih dirawat sebanyak 75 orang, yaitu 37 pasien dirawat dan diisolasi di RSUD Mimika (termasuk Shelter Wisma Atlet Timika) dan 38 orang di RS Tembagapura. Adapun jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Mimika hingga saat ini sebanyak enam orang atau 2 persen dari total kumulatif kasus.
Meski begitu, Reynold tetap mengharapkan agar warga Mimika benar-benar mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Warga mesti selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan pada air mengalir dengan sabun, menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan orang.
Di sisi lain, tim kesehatan hingga kini terus meningkatkan kegiatan survailens dalam 24 jam untuk melacak orang-orang yang memiliki kontak erat berisiko tinggi dengan kasus positif. Tim kesehatan juga terus memperluas pemeriksaan melalui pemeriksaan cepat atau rapid test.
"Bagi yang hasilnya reaktif, wajib melakukan isolasi mandiri dan selanjutnya dirujuk untuk melakukan pemeriksaan swab," ujarnya.
Menurut Reynold, kunci utama Mimika bisa melewati masa puncak pandemi Covid-19, yakni komitmen bersama semua pihak. Ini juga didukung dengan kepemimpinan daerah yang responsif dalam penanganan pandemi global tersebut.