Sebagian korban diketahui merupakan warga pendatang asal Makassar dan Toraja. Polisi akan gelar perkara setelah seluruh bukti, termasuk hasil olah TKP, CCTV, dan keterangan saksi terkumpul.
Sebelumnya, Polda Papua Tengah melaporkan sedikitnya 40 rumah dan kios terbakar dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 00.25 WIT, Senin (7/9/2026). Api dengan cepat membesar karena bangunan di kawasan pasar berdempetan.
Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung mengatakan, sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran tersebut. Enam orang di antaranya merupakan anak-anak.
"Sedikitnya 40 unit rumah dan kios dilaporkan terbakar dan 11 orang ditemukan meninggal dunia," ujar Henry.
Saat ini, proses penanganan pascakebakaran masih berlangsung. Aparat fokus pada evakuasi korban, identifikasi jenazah, pendataan pengungsi, serta pengungkapan penyebab kebakaran yang menewaskan 11 warga tersebut.