Kisah Jenderal TNI Sedih Lihat Ribuan Prajurit Kopassus Menangis Lepaskan Baret Merah Kebanggaan

Maria Christina Malau
Prajurit Kopassus dan baret merah kebanggaannya. (Foto: TNI)

JAKARTA, iNews.id - Kisah sedih pernah terjadi di tubuh TNI sekitar 1980-an menyusul perampingan yang dilakukan mulai dari Kodam hingga Kopassus. Detik-detik seorang Jenderal Kopassus menyaksikan ribuan anak buahnya menangis saat melepaskan baret merah kebanggaan menjadi momen yang tidak akan terlupakan.

Cerita sedih ini dialami Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan. Saat itu, dia menjabat sebagai komandan pertama Grup 3 Para Komando. Sejak awal, dia menentang keras ide perampingan di tubuh TNI, termasuk Kopassus oleh Jenderal TNI (Purn) Benny Moerdani, yang menjabat sebagai Panglima ABRI waktu itu.

Dengan lantang, dia berargumen dengan Jenderal TNI (Purn) Benny Moerdani. Sintong mencoba meyakinkan, biaya justru akan semakin boros jika perampingan dilakukan. Jumlah prajurit yang sedikit berarti harus mengadakan latihan yang lebih banyak agar dapat menyamai kekuatan prajurit berjumlah besar. 

"Jadi, Bapak kalau nggak punya duit, jangan dikecilkan," kata Sintong saat itu, dikutip iNews.id dari buku Kopassus untuk Indonesia, Profesionalisme Prajurit Kopassus. 

Argumen Sintong langsung dipatahkan. Jenderal TNI (Purn) Benny Moerdani menjawab tegas, perampingan tetap dilakukan. Model perampingan organisasi dilakukan dengan cara seleksi kepada seluruh prajurit Kopassus, termasuk dari anggota Brigif 3 Linud Kopassus. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
7 jam lalu

TNI Temukan Senjata Caracal yang Dirampas di Maybrat, 17 Butir Amunisi Diamankan

4 hari lalu

Viral Cekcok Oknum TNI dan Toke Sawit di Labuhanbatu Utara, Berawal dari Teguran

8 hari lalu

Situasi Maybrat Kondusif usai Kontak Senjata Tewaskan 3 Komandan OPM

12 hari lalu

Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Dilantik Prabowo, Ada 4 Jenderal Kopassus

16 hari lalu

27 Pamen Kodam IV Diponegoro Naik Pangkat, 7 Perwira Jadi Kolonel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal