Kisah Jenderal TNI Sedih Lihat Ribuan Prajurit Kopassus Menangis Lepaskan Baret Merah Kebanggaan

Maria Christina Malau
Prajurit Kopassus dan baret merah kebanggaannya. (Foto: TNI)

Para prajurit yang lulus tentu saja tetap boleh mengenakan baret merah dan tinggal di Jakarta. Sementara yang tidak lulus ditempatkan dalam kesatuan baret hijau Kostrad. 

Prajurit Kopassus (Foto: Istimewa)

Sintong mengaku ingin menangis karena ternyata banyak prajurit Kopassus harus keluar.

"Saya rasanya mau menangis karena banyak orang yang baru masuk Kopassus harus keluar," kata Sintong. 


Aksi Protes dari yang Tidak Lolos Seleksi

Tidak hanya Sintong yang tidak setuju atas perampingan dan hasil seleksi tersebut. Para prajurit Kopassus yang akhirnya tidak lolos pun protes. Pergantian baret tersebut sempat diwarnai aksi melepaskan sejumlah tembakan dari prajurit yang tidak lolos. 

Bahkan, saat itu ada beberapa prajurit yang harus berurusan dengan Polisi Militer akibat aksi protesnya itu. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 jam lalu

TNI Temukan Senjata Caracal yang Dirampas di Maybrat, 17 Butir Amunisi Diamankan

4 hari lalu

Viral Cekcok Oknum TNI dan Toke Sawit di Labuhanbatu Utara, Berawal dari Teguran

8 hari lalu

Situasi Maybrat Kondusif usai Kontak Senjata Tewaskan 3 Komandan OPM

12 hari lalu

Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Dilantik Prabowo, Ada 4 Jenderal Kopassus

16 hari lalu

27 Pamen Kodam IV Diponegoro Naik Pangkat, 7 Perwira Jadi Kolonel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal