Kotak Hitam Pesawat Twin Otter Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Kamis

Nathan Making
Antara
Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban pesawat Twin Otter yang jatuh di kawasan pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika. (Foto: iNews.id/Nathan Making)

"Untuk download-nya hanya 1-2 jam selesai. Tapi untuk menerjemahkan apa yang ada di situ, itu butuh waktu. Peraturan internasional memberi waktu ke KNKT selama 12 bulan," kata Chaerudin.


Sehubungan dengan itu, Chaerudin menyatakan belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan pesawat Twin Otter PK CDC pekan lalu itu.

"Kalau ditanya mengapa sampai terjadi kecelakaan pesawat ini, saya belum bisa jawab. KNKT bicara apa adanya," jelas Chaerudin.

Adapun mengenai peralatan Emergency Locator Transmitter (ELT) pesawat Twin Otter PK CDC yang tidak mengeluarkan signal, Chaerudin mengatakan hal itu bisa terjadi lantaran peralatan tersebut rusak atau hancur atau antenanya terputus saat terjadi benturan.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah empat korban kecelakaan pesawat Twin Otter PK-CDC di kawasan pegunungan Distrik Hoeya ke Ilaga dan selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika di Kota Timika.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
13 jam lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

16 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

16 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

21 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

24 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal