Kronologi Penembakan 2 Anggota KKB di Nduga, Para Pelaku Hendak Jual-Beli Pistol

Edy Siswanto
Petugas dari kepolisian dan TNI bertemu Bupati Nduga menjelaskan kronologi penembakan 2 anggota KKB. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, tewas ditembak anggota TNI dari Satgas Yonif PR 330. Para pelaku membawa senjata api jenis pistol, parang dan uang tunai senilai Rp9,5 juta.

Kepala Penerangan Kogabwilhan, Kolonel Czi Gusti Nyoman mengatakan, kronologi penembakan tersebut bermula saat petugas melihat kedua korban bertransaksi senjata api pistol jenis revolver.

"Mereka ini anggota KKB kelompok Egianus Kogoya di wilayah Kenyam," kata Kolonel Gusti dalam keterangan yang diterima iNews.id di Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (21/7/2020).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2020). Saat itu prajurit TNI membantu warga menyeberangi sungai dari arah Tewelma menuju Quari Atas. Kedua anggota KKB tersebut saat itu berbaur bersama warga.

"Setelah menyeberangi sungai masyarakat langsung dijemput oleh mobil pikap menuju Kenyam, tetapi kedua orang KKB tersebut tidak ikut naik," ujar dia.

Ketika itulah anggota satgas curiga dan memantau gerak-gerik keduanya. Mereka diketahui sedang transaksi pembelian senjata api, karena itulah langsung diadang oleh prajurit TNI dan dilakukan penembakan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kontak Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur OPM

4 hari lalu

Jenazah Aris Sanda Sopir Tewas Ditembak di Jayawijaya Dipulangkan ke Toraja

6 hari lalu

Keluarga Sopir Travel asal Toraja Utara yang Ditembak KKB di Wamena Menanti Jenazah Dipulangkan

9 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

12 hari lalu

Jubir OPM Sebby Sambom Klaim Tembak 3 ASN Jayawijaya: Siapa Suruh ke Papua!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal