Lapor Bupati karena Sering Diteror, Dinkes Minta Pindah Kantor ke Tempat Aman

Antara
Petugas medis di Jayawijaya hendak menemui bupati. (Foto: Antara).

Bahkan pada 1 Maret 2021 lalu, seorang pemuda membawa parang dan mengancam membunuh staf. Pemuda itu mendobrak pintu Kantor Dinkes.

"Selain itu kalau dilihat dari kedudukan kantor dinas kesehatan yang jauh di luar kota, sangat mempersulit pengambilan dan pengembalian vaksin," katanya.

Kendala lain yang dihadapi adalah sulitnya akses internet dan transportasi dari rumah ke kantor. Apalagi sebagian besar pegawai tidak memiliki kendaraan.

"Pegawai mengeluarkan biaya per harinya sebesar Rp60.000 untuk transport. Jaringan internet tidak bisa diakses dengan baik sehingga mempengaruhi penginputan rencana kegiatan. Padahal saat ini semua bekerja secara online," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
4 hari lalu

Jubir OPM Sebby Sambom Klaim Tembak 3 ASN Jayawijaya: Siapa Suruh ke Papua!

5 hari lalu

Polisi Pertebal Keamanan usai Insiden 3 ASN Ditembak Mati KKB di Jayawijaya

5 hari lalu

Jejak Keji 2 Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya Penembak 3 ASN di Jayawijaya

5 hari lalu

Polisi Buru 2 Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya Penembak 3 ASN di Jayawijaya

5 hari lalu

Polisi Identifikasi 2 DPO dalam Video Call, Diduga Terlibat Penembakan 3 ASN Jayawijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal