LPSK Terima Permohonan Perlindungan Saksi Kasus Penembakan Pendeta di Intan Jaya

Riezky Maulana
Anggota TGPF Penembakan Intan Jaya kembali ke Timika. (Foto: Antara).

Selain dengan Benny, LPSK, kata Nasution juga berkoordinasi dengan salah satu anggota TGPF yang juga anggota Komisi Hukum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Johny Simanjuntak. Pertemuan itu dilakukan pada Selasa (2/3/2021).

Dari Johny, tim LPSK juga mendapatkan banyak masukan untuk memperkuat proses perlindungan yang akan dilakukan. Bahkan, Johny menyampaikan bahwa PGI berkomitmen untuk membantu LPSK.

“LPSK harus mampu meyakinkan bahwa negara memiliki layanan bagi para saksi dan korban pada kasus ini. PGI siap membantu LPSK jika diperlukan khususnya dalam membangun kepercayaan dari masyarakat di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah menerima laporan hasil investigasi TGPF serangkaian peristiwa penembakan dan pembunuhan di Intan Jaya, Papua. Dalam laporan tersebut, Mahfud MD menyebut tewasnya pendeta Yeremia Zanambani diduga ada keterlibatan oknum aparat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Sisir Hutan Intan Jaya, Temukan Honai Simpan Ratusan Selongsong Peluru

1 bulan lalu

Kontak Tembak TNI-OPM di Intan Jaya, Pangkogabwilhan III Tegaskan Penegakan Hukum

1 bulan lalu

Kronologi Kontak Tembak TNI dan OPM di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas

1 bulan lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

2 bulan lalu

Polisi Buru 2 Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya Penembak 3 ASN di Jayawijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal