Masuk Wilayah KKB, Perusahaan Kayu Terbakar di Maybrat Diminta Hentikan Operasional

Chanry Andrew Suripatty
Kebakaran di camp pekerja dan mobil operasional PT Bangun Kayu Irian, Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Rabu (1/12/2021). (Foto: iNews/Chanry AS)

Hingga saat ini, personel TNI AD dari Kodim 1809 Maybrat belum dikirim ke lokasi terjadinya pembakaran camp pekerja milik PT BKI. Alasan karena wilayah operasional PT BKI masuk dalam daerah penyisiran aparat TNI-Polri terhadap kelompok militan KNPBt atau KKB yang menyerang Pos Koramil Kisor pada September 2021 lalu.

"Personel akan kami kirim besok karena lokasi TKP sudah masuk wilayah penyisiran kelompok militan KNPB yang pernah menyeran Pos Koramil Kisor. Jadi, kalau masuk ke sana, kita harus hitung-hitung betul strategi pasukan," katanya.

Dandim menegaskan, dia tidak tahu-menahu soal adanya informasi yang beredar selama ini perusahaan kerap memberikan uang kepada kelompok tersebut sebagai bagian dari jaminan keamanan agar bisa tetap beroperasi.

"Informasi soal pemberian uang dari PT BKI kepada KKB. Yang jelas sejak PT BKI berdiri di atas tanah adat, tentunya ada kompensasi yang harus diberikan dalam wujud bina lingkungan. Mungkin dalam kesepakatan tersebut perusahaan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Namun untuk detailnya, kami hanya tahu tentang BKI-nya saja," katanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi membenarkan terjadi kebakaran camp pekerja. Hal ini berdasarkan laporan dari Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid jika ada pembakaran camp pekerja milik PT Bangun Kayu Irian. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

8 hari lalu

Kontak Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur OPM

11 hari lalu

Keluarga Sopir Travel asal Toraja Utara yang Ditembak KKB di Wamena Menanti Jenazah Dipulangkan

13 hari lalu

Anggota DPRD Papua Barat Daya Willem Assem Dorong Pembangunan Lapangan Terbang di Maybrat

18 hari lalu

Polisi Identifikasi 2 DPO dalam Video Call, Diduga Terlibat Penembakan 3 ASN Jayawijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal