Dia juga menyebut Kopitua Heluka sebagai salah satu pimpinan kelompok yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan terhadap warga.
Selain itu, dia meminta agar pimpinan, anggota dan simpatisan OPM yang masih berada di hutan agar menyerahkan diri dan meletakkan senjata. Dia mengajak mereka kembali untuk bersama-sama membangun Papua.
Meski mengutamakan pendekatan persuasif, Lucky menegaskan TNI akan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila kelompok tersebut melakukan perlawanan. Tindakan itu, kata dia, tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan aturan pelibatan atau Rules of Engagement (ROE).