Merasa Ada Tekanan dan Ancaman, Gubernur Papua Lukas Enembe Bentuk Tim Hukum

Omega Batkorumbawa
Suasana keterangan pers terkait pembentukan tim dalam rangka melakukan advokasi hukum dan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua. (Foto: iNews/Omega Batkorumbawa)

Dia menambahkan, Gubernur juga pernah membentuk tim kemanusiaan kasus kekerasan terhadap tokoh agama di Intan Jaya, khususnya pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani. Kemudian pada 2019, mengusulkan perdasus perihal penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi di Papua. 

"Kami akan mendorong tindak lanjut kebijakan itu agar korban melihat keadilan. Juga demi menjaga reformasi institusi, baik TNI, Polri maupun BIN yang berperan di Tanah Papua serta agar ada jaminan ketidakberulangan," ucapnya. 

Menurutnya, tim ini diberi kuasa untuk melakukan pendampingan hukum, pemberian keterangan dan atau klarifikasi pada setiap instansi yang terkait dengan masalah hukum maupun politik hukum di Tanah Papua.

"Terutama dalam kerangka kebijakan otonomi khusus dan perlindungan hak-hak OAP (Orang Asli Papua)," tuturnya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

4 hari lalu

Dipimpin Wali Kota, Ribuan ASN Demo Mapolda Gorontalo Protes Kriminalisasi

6 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

9 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

11 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal