Merawat Cenderawasih di Tanah Papua, Burung Surga yang Begitu Indah

Antara
Burung Cenderawasih salah satu hewan khas Papua yang sudah hampir punah. (Foto : Antara)

Ketua Kelompok Tani Hutan Warkesi Alvian Sopuiyo mengatakah, dia dulu juga pernah memburu burung cendrawasih untuk mengawetkan kemudian menjualnya.

"Dulu saya sering memburu burung cendrawasih merah untuk dijual mati, (diawetkan) menggunakan bahan pengawet formalin," katanya.

"Saya sudah tidak ingat dan hitung berapa banyak burung cendrawasih saya tembak mati dengan senapan angin untuk dijual. Namun yang saya ingat, terakhir saya beli formalin 20 liter habis terpakai untuk mengawetkan burung cendrawasih agar bisa dijual," katanya.

Menurut Alvian, satu awetan burung cendrawasih bisa dijual dengan seharga Rp500.000. Nilai yang tidak sedikit bagi dia.
Namun memburu dan menjual burung dilindungi membuat hidup Alvian tidak tenang. Dia selalu merasa dikejar-kejar dan dia sering kali harus bersembunyi untuk menghindari polisi dan petugas balai konservasi. 

"Selain itu saya merasa berdosa karena banyak orang berupaya kampanye melindungi cenderawasih untuk anak cucu di masa-masa mendatang, sedangkan saya berburu untuk mendapatkan uang sesaat," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

13 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

16 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

19 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

21 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal