Minta Pulang ke Kampung Halaman, Pengungsi dari Tembagapura Demo Tutup Jalan

Nathan Making
Warga Tembagapura berunjuk rasa meminta dipulangkan pemerintah. (Foto: Antara).

TIMIKA, iNews.id - Puluhan warga dari sejumlah kampung di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, berunjuk rasa menutup jalan. Mereka menuntut dipulangkan ke kampung halamannya.

Warga yang melakukan demo ini berasal dari Kampung Banti I, II dan Optiawak. Mereka menggelar aksi di depan Terminal Bus Gorong-Gorong PT Freeport Indonesia.

Seorang tokoh perempuan, Mama Martina mengatakan, sudah 10 bulan lamanya warga mengungsi di Kota Timika. Sebanyak 25 di antaranya meninggal dunia selama dalam pengungsian.

"Kami mengungsi saat itu karena ada kontak senjata KKB (kelompok kriminal bersenjata). Tapi sekarang sudah aman, karena itu kami ingin dipulangkan," kata Mama Martina di Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (14/1/2021).

Aksi warga ini tak berlangsung lama, karena polisi di lokasi dan berkomunikasi dengan pengunjuk rasa. Mereka diminta bersabar, karena pemerintah daerah kini sedang membahas kondisi di kampung mereka.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
7 hari lalu

OPM Bawa Paksa 9 Wanita di Jila Papua Tengah, Bocah SD hingga Remaja Hamil

7 hari lalu

OPM Serang Distrik Jila, 1 Warga Ditembak Mati dan 1 Patah Kaki Dilempar ke Jurang

7 hari lalu

OPM Serang Pos Aparat di Mimika, 9 Perempuan Dibawa Paksa

8 hari lalu

Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya

24 hari lalu

Kapolres Mimika Buru Para Pelaku Pembunuhan di Kwamki Narama: Tak Ada Toleransi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal