Panglima TNI: Danramil Tambaksari dan 1 Babinsa Masih Diperiksa terkait Rasisme

Ihya Ulumuddin
Antara
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri jenderal polisi Tito Karnavian dan Bupati Biak Herry Ario Naap dalam konferensi pers kunjungan ke Biak, Papua, Selasa (27/8/2019). (Foto: Antara)

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya Letkol Arm Imam Hariyadi sebelumnya mengatakan, Kodam V/Brawijaya telah menonaktifkan lima anggotanya terkait aksi pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan beberapa waktu lalu. Skorsing ini diberikan menyusul rekaman video keterlibatan lima anggota TNI dalam aksi yang berujung rusuh di Papua itu.

“Ada lima yang kami nonaktifkan. Salah satunya Danramil Tambaksari (Mayor Inf NH Irianto). Semua ini dalam rangka penyidikan. Kami sudah melaksanakan penyelidikan dan sudah ada resumenya,” kata Letkol Arm Imam Hariyadi," Senin (26/8/2019).

Imam mengatakan, sanksi tersebut diambil setelah penyidik Pomdam V/Brawijaya menemukan bukti kesalahan yang dilakukan lima anggota tersebut. “Ini memang kita sayangkan. Seorang prajurit teritorial, seharusnya bisa menjaga sikap di lapangan. Tidak emosional,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

11 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

12 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

18 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

1 bulan lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal