Pembunuhan Pekerja di Nduga, Komnas HAM: OPM Bantah Itu Aksi Mereka

Antara
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membantah terlibat dan bertanggung jawab atas aksi keji pembantaian puluhan pekerja di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, pada rentang waktu 1 hingga 2 Desember 2018. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits B Ramandey.

Frits mengaku telah berhasil mengonfirmasi sejumlah tokoh penting dalam kelompok OPM soal penembakan para pekerja di Nduga. Jawaban yang diterimanya, OPM membantah itu aksi mereka.

"Komnas HAM telah lakukan cek kepada beberapa pimpinan OPM dan mereka sampaikan itu bukan aksi mereka. OPM tidak pernah memberi perintah kepada anggotanya untuk melakukan pembunuhan secara sadis seperti itu," ujarnya di Jayapura, Selasa (4/12/2018).

Dia mengungkapkan, para petinggi OPM menolak jika hal itu diklaim sebagai bentuk perjuangan karena aksi di Nduga merupakan tindakan kriminal dan tidak mewakili OPM. "Dengan tegas mereka (OPM) mengaku itu bukan aksi mereka. Itu kriminal," kata Frits.


Diketahui, Komnas HAM menilai peristiwa pembunuhan massal para pekerja jalan dan jembatan pada sejumlah tempat di Kabupaten Nduga merupakan pelanggaran HAM serius.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

7 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

9 hari lalu

Detik-Detik Harimau Sumatera Terkam Pekerja Proyek di Siak Riau hingga Pendarahan

13 hari lalu

Pangkogabwilhan III Pimpin Evakuasi Bangkai Pesawat AMA yang Dibakar OPM di Papua

13 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal