Pengakuan Warga yang Anaknya Diambil KKB: Kalau Menolak Dihajar Mereka

Andi Mohammad Ikhbal
Pengakuan warga yang anaknya diambil KKB. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) mempersenjatai anak di bawah umur untuk bergabung membuat onar dan teror masyarakat di Papua. Mereka dipaksa ikut komplotan tersebut bila tak mau dihajar habis-habisan.

Pengakuan seorang warga yang anaknya diambil oleh KKB mengatakan, kelompok ini mendatangi warga di kampung-kampung dan mengajak pemuda serta remaja-remaja bergabung.

"Iya, anak saya bergabung (KKB). Tapi tidak serius dia," kata warga tersebut dalam video yang diterima iNews.id hasil rekaman personel TNI Polri di wilayah pedalaman Papua, Minggu (2/5/2021).

Sejumlah pemuda dan remaja di kampungnya, kata dia, terpaksa ikut dalam kelompok bersenjata ini. Sebab mereka akan dihajar habis-habisan oleh mereka bila menolak ikut serta.

"Kepala desa juga dibunuh oleh mereka. Sekarang masih di rumah sakit (jenazahnya)," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
8 jam lalu

Teror Penembakan di Festival Lembah Baliem, Pelaku Diduga Anggota KKB Egianus Kogoya

17 jam lalu

Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya

4 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

7 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Evakuasi 10 Pekerja Jalan yang Ditembak KKB Papua, 5 Tewas

7 hari lalu

Keji! KKB Tembak 10 Pekerja Jalan di Tolikara Papua, 5 Orang Tewas 5 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal