Pengakuan Warga yang Anaknya Diambil KKB: Kalau Menolak Dihajar Mereka

Andi Mohammad Ikhbal
Pengakuan warga yang anaknya diambil KKB. (Foto: Istimewa).

Warga ini mengakui, KKB sangat brutal dan sadis. Bila mereka menodongkan senjata sudah pasti menarik pelatuk. Berbeda dengan TNI-Polri yang lebih dulu memberikan tembakan peringatan, kecuali ada perlawanan sehingga lawan dilumpuhkan.

"Kalau bapak-bapak saya pikir orang yang mengerti (tidak sembarangan)," ujar dia.

Dalam video itu, seorang anggota keamanan tersebut berbicara dengan warga ini dan meminta maaf atas tindakan tegas terhadap anaknya. Tim terpaksa melumpuhkannya karena menyerang personel TNI Polri.

"Kami mewakili anggota kami minta maaf. Nanti kami akan bantu urus anak bapak (jenazahnya). Kami juga akan bicara masalah ini kepada komandan kami agar ikut membantu bapak," kata seorang anggota keamanan tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
15 jam lalu

Teror Penembakan di Festival Lembah Baliem, Pelaku Diduga Anggota KKB Egianus Kogoya

24 jam lalu

Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya

5 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

8 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Evakuasi 10 Pekerja Jalan yang Ditembak KKB Papua, 5 Tewas

8 hari lalu

Keji! KKB Tembak 10 Pekerja Jalan di Tolikara Papua, 5 Orang Tewas 5 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal