Polda Papua Minta Tak Ada Pernyataan Provokatif soal Kasus Nduga

Chanry Andrew Suripatty
Proses evakuasi korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata di Nduga. (Foto: Istimewa).

TIMIKA, iNews.id - Jajaran Polda Papua meminta semua pihak tidak membuat pernyataan provokatif terkait kasus Nduga. Hal ini menyikapi berita hoaks bahwa aparat gabungan TNI-Polri menggunakan serangan udara/bom dalam proses evakuasi korban.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan tidak ada serangan udara, apalagi pengeboman yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nduga. Helikopter yang dipakai untuk evakuasi korban selamat dan tewas atas peristiwa tersebut.

"Terkait berita adanya 6 warga yang jadi korban itu tidak benar. Jika ada orang yang menyampaikan seperti itu patut diduga mereka bagian dari kelompok kriminal bersenjata." kata Kamal kepada wartawan di Timika, Kabupaten Mimika, Senin (10/12/2018).

Penyelesaian kasus terhadap kelompok kriminal bersenjata ini, kata dia, murni tindakan penegakkan hukum. Karena itu, semua pihak baik para tokoh dan elemen masyarakat dapat membantu penanganan ini, setidaknya bukan memperkeruh suasana dengan hoaks.

Sejauh ini, kata dia, tidak ada laporan dari masyarakat bahwa ada korban tewas lain ditemukan selain karyawan PT Istaka Karya. Karena itu, dia memastikan bahwa kabar serangan udara tim gabungan dan tewasnya masyarakat sekitar, adalah berita bohong.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
11 jam lalu

2 Tahun Buron, Pembunuh Pemuda saat Pasar Malam di Lapangan Sukolilo Pati Ditangkap

1 hari lalu

Cekcok Parkir Berujung Maut! Ini Kronologi Plt Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk Tetangga

1 hari lalu

Tragis! Plt Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk Tetangga usai Cekcok Mulut di Jalan

3 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

3 hari lalu

Terungkap setelah 2 Tahun, Ini Motif Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Jasad ke Jurang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal