Prajurit Kostrad Amankan 21 Kg Vanili Ilegal di Perbatasan Papua

Irfan Ma'ruf
Prajurit Yonif PR 328/Dgh menunjukkan barang bukti 21 kg vanili ilegal yang diamankan dari SK di Pos Pitewi, Papua, Minggu (3/2/2019). (Foto: Dispenad).

JAKARTA, iNews.id – Prajurit TNI dari Yonif PR 328/Dgh Kostrad di Pos Pitewi, Papua untuk kedua kalinya mengamankan vanili ilegal. Kali ini sebanyak 21 kilogram ‘emas hijau’ tanpa dilengkapi dokumen resmi itu diamankan dari kendaraan jenis Toyota Avanza, Minggu (3/12/2018).

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh Mayor Inf Erwin Iswari mengatakan, kejadian bermula pada pukul 17.45 Wit saat Serda Fathkur Rohman melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang lewat didepan Pos Pitewi. Saat diberhentikan, sebuah Toyota Avanza diketahui mengangkut vanili.

”Saat diminta menunjukan dokumen resmi, pengemudi tidak dapat menunjukkan dokumen maupun surat resmi,” tutur Erwin melalui keterangan tertulis, Senin (4/2/2019).

Dia menerangkan, meski terhitung mudah didapat, vanili ternyata merupakan salah satu rempah-rempah termahal di dunia dengan harga jual mencapai jutaan rupiah. Karena harga yang cukup tinggi, vanili sering disebut juga sebagai emas hijau. Selain untuk bahan makanan, vanili juga sebagai bahan susu dan kue.

“Untuk vanili kering, seperti yang kita amankan ini, berkualitas super dan jika dijual akan dihargai Rp3,5-4 juta. Maka, nilai jual barang sejumlah 21 kg ini tentu sangat menggiurkan,” ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
14 jam lalu

27 Pamen Kodam IV Diponegoro Naik Pangkat, 7 Perwira Jadi Kolonel

7 hari lalu

Bocah di Sorong Masuk Mes TNI Dini Hari, Diduga Curi iPhone hingga PlayStation

8 hari lalu

Mencekam! Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI

12 hari lalu

Kontak Tembak Pecah di Nduga, TNI Pukul Mundur OPM

13 hari lalu

Penangkapan Pentolan KKB di Keerom, 4 Orang dan Senpi Rakitan Turut Diamankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal