Pratu Makamu Gugur, Ini Kronologi Serangan KKB di Puncak Jaya Papua

Antara
Donald Karouw
Prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.idPratu Makamu, anggota TNI yang bertugas saat pengantaran logistik gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Yambi, Puncak Jaya, Papua, Jumat (18/1/2019). Almarhum kena tembak di bagian paha kiri hingga mengalami pendarahan dan nyawanya tak tertolong.

Informasi yang dirangkum, kronologi baku tembak berawal saat anggota sedang mengantarkan logistik ke sejumah pos-pos TNI di wilayah Puncak Jaya. Saat berada di Distrik Yambi, anggota diserang KKB yang teridentifikasi berasal dari kelompok pimpinan Lekagak Telenggen.

Baku tembak pun tak terelakan, pasukan TNI membalas tembakan dan mengejar KKB yang ditengarai berjumlah belasan orang. Namun karena kondisi medan yang sangat berat, KKB melarikan diri secara terpencar dan masuk ke hutan.

Prata Makamu (Ahmad Laode). (Foto: Facebook)

Anggota TNI selanjutnya melakukan pembersihan area dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik KKB. Di antaranya 2 magasin senjata laras panjang berserta amunisi, 2 tongkat komando diduga milik Lekagak Telenggen, 2 stempel milik Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) dan sejumlah dokumen lainnya.


Saat ini jenazah almarhum dalam perjalanan dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Jenazah selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga yang sudah menunggunya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

57 tahun lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

57 tahun lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal