Mengenal Ritual Kematian Suku Asmat, Unik dan Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Reza Rizki Saputra
Suku Asmat yang mempunyai ritual kematian unik karena tak mengenal menguburkan jenazah. (Foto: Antara).

Seorang bayi yang baru lahir lalu kemudian mati dianggap hal yang biasa. Mereka tidak terlalu sedih karena percaya roh bayi tersebut ingin segera ke alam roh. Sebaliknya apabila kematian orang dewasa, akan mendatangkan duka cita yang amat mendalam bagi masyarakat Suku Asmat.

Suku Asmat percaya kematian yang datang kecuali pada usia terlalu tua atau muda disebabkan tindakan jahat, baik dari kekuatan magis atau tindakan kekerasan. Kepercayaan tersebut mengharuskan mereka melakukan pembalasan dendam untuk korban yang sudah meninggal. 

Roh leluhur atau kepada siapa mereka membaktikan diri akan direpresentasikan dalam ukiran kayu spektakuler di kano, tameng atau tiang kayu yang berukir figur manusia. 

Sampai pada akhir abad 20-an, para pemuda Suku Asmat tetap memenuhi kewajiban dan pengabdian mereka terhadap sesama anggota keluarga, kepada leluhur dan sekaligus membuktikan kejantanan dengan membawa kepala musuh mereka. Sementara bagian tubuhnya akan ditawarkan untuk dimakan anggota keluarga yang lain di desa tersebut.

Apabila ada anggota keluarga yang sakit, maka keluarga terdekat akan berkumpul di sekelilingnya sambil menangis sebab mereka percaya ajal akan menjemputnya. Mereka tidak akan berusaha untuk mengobati atau memberi makan kepada si sakit.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

13 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

15 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

18 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

21 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal