Mengenal Ritual Kematian Suku Asmat, Unik dan Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Reza Rizki Saputra
Suku Asmat yang mempunyai ritual kematian unik karena tak mengenal menguburkan jenazah. (Foto: Antara).

Mereka yang telah menikah berjanji tidak akan menikah lagi dan menutupi kepala dan wajahnya dengan topi agar tidak menarik bagi orang lain. Meskipun nantinya, mereka juga akan menikah lagi.

Mayat orang yang telah meninggal akan diletakkan di atas para (anyaman bambu) yang telah disediakan di luar kampung dan dibiarkan sampai busuk. Kelak, tulang belulangnya dikumpulkan dan disimpan di atas pokok-pokok kayu. Tengkorak kepala akan diambil dan digunakan sebagai bantal sebagai pertanda cinta kasih pada yang meninggal. 

Orang Suku Asmat percaya, roh-roh orang yang telah meninggal tersebut disebut 'bi', masih tetap berada di dalam kampung, terutama kalau orang itu diwujudkan dalam bentuk patung mbis, yaitu patung kayu yang tingginya 5 hingga 8 meter. 

Cara lainnya yaitu dengan meletakkan jenazah di perahu lesung panjang dengan perbekalan seperti sagu dan ulat sagu untuk kemudian dilepas di sungai dan seterusnya terbawa arus ke laut menuju peristirahatan terakhir roh-roh.

Saat ini karena masuknya pengaruh dari luar, masyarakat Suku Asmat telah mengubur jenazah dan beberapa barang milik pribadi yang meninggal. Umumnya, jenazah laki-laki dikubur tanpa menggunakan pakaian, sedangkan jenazah perempuan dikubur dengan menggunakan pakaian. 

Orang Asmat juga tidak memiliki pemakaman umum, jenazah biasanya dikubur di hutan, di pinggir sungai atau semak-semak tanpa nisan. Di manapun jenazah dikuburkan, keluarga yang ditinggalkan akan tetap menemukan kuburannya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal