Saksikan Reka Ulang Gugurnya Bripda Diego Diserang KKB, Ini Kata Kapolda Papua

Antara
Suasana reka ulang insiden Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua yang menyebabkan gugurnya Bripda Diego Rumaropen dan hilangnya dua pucuk senpi Polri, Rabu (22/6) (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi)

JAYAPURA, iNews.id - Polda Papua menggelar reka ulang penyerangan kelompok kriminal bersenjaya (KKB) yang mengakibatkan Bripda Diego Rumaropen di Napua, Kabupaten Jayawijaya. Dalam peristiwa ini, dua pucuk senjata api organik milik Polri dibawa kabur pelaku.

Reka ulang berlangsung dalam pengawalan ketat dihadiri mantan Danki D Brimob Wamena AKP R dan AM warga sipil yang meminta tolong agar ke AKP R untuk menembak sapi miliknya. Selain Kapolda, reka ulang disaksikan Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani dan Kabid Propam Kombes Pol Gustav Urbinas 

Kapolda Papua mengatakan, reka ulang dilakukan untuk memastikan posisi para saksi saat terjadinya insiden.

"Reka ulang untuk memastikan posisi para saksi sehingga penyidik bisa memperkirakan jarak dan lainnya karena bisa saja saat olah TKP (tempat kejadian perkara) terlewatkan," kata Fakhiri, Rabu (22/6/2022).

Diketahui, Kapolda berada di Wamena sejak Selasa (21/6/2022). Sebelumnya Kapolda juga sudah bertemu dengan orang tua dan keluarga almarhum Bripda Diego Rumaropen serta meninjau Markas Kompi D Brimob Wamena.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Korban Terakhir Warga Tewas Dieksekusi KKB di Yahukimo Dievakuasi TNI dari Dasar Jurang

10 hari lalu

Beredar Video Keji KKB Eksekusi 3 Warga Sipil di Yahukimo, 2 Korban Pasutri

10 hari lalu

Keji! 3 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Dibantai OPM Pimpinan Kopitua Haluka 

14 hari lalu

Polisi Telusuri Asal 3 Senpi Milik KKB Yahukimo, Buru Jaringan Pemasok Persenjataan

14 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal