Seleksi Bintara Noken Sempat Diprotes, Begini Tanggapan Polda Papua Barat

Antara
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi. (Foto: ANTARA)

"Mereka mengidap beberapa riwayat penyakit seperti jantung dan hepatitis. Bila dipaksakan ikut dalam pendidikan dapat menyebabkan meninggal dunia," ujar dia.

Dia mengatakan, program seleksi anggota polisi lewat afirmasi otsus ini dilakukan secara transparan karena turut diawasi pihak Ombudsman, Fraksi Otsus DPRP Papua Barat dan lembaga kultur MRPB.

"Dalam proses seleksi wajar bila ada yang gagal karena kami mencari putra-putri OAP yang terbaik dan sehat jasmani serta rohaninya," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kematian Jurnalis di Papua Barat Terungkap, 2 Orang Jadi Tersangka

20 hari lalu

Tongkat Komando Berpindah, Brigjen Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

11 bulan lalu

Terungkap! Istri Pegawai Pajak di Manokwari Dibunuh dan Dimutilasi Tukang Bangunan

11 bulan lalu

Terkuak! Begini Kronologi Sadis Pembunuhan Istri Pegawai Pajak di Manokwari

11 bulan lalu

Terungkap! Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari Pernah Bekerja di Rumah Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal