Soal Video Viral Keluhan Pasien, Polisi Panggil Ketua Satgas Covid-19 Raja Ampat

Chanry Andrew Suripatty
Video viral pasien Covid-19 di RSUD Waisai. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

"Tapi itu Satgasnya kan terbagi di situ. Di Raja Ampat ada yang dikelola BPBD, ada yang dikelola Dinas kesehatan," katanya.

Sementara soal besaran dana penanganan Covid-19 yang mencapai Rp100 Miliar, Rahman membantah hal tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui pasti anggaran dana penanganan Covid-19 di Raja Ampat, walau anggaran tersebut masuk melalui dinkes.

"Itu tidak ada pak, siapa yang kasih informasi itu, kami belum pastikan. Karena kemarin itu belum refocusing semua. Kami juga sudah diperiksa BPK pak, jadi kalau dibilang dana Covid-19 di Raja Ampat Ro100 miliar, itu hanya hoaks," ucapnya..


Rahmat menambahkan, terkait penggunaan/pengelolaan dana  penanganan Covid-19 tersebut, tidak hanya dilakukan oleh Dinas kesehatan sebagai instansi teknis,  namun juga ada instansi teknis terkait dalam tugasnya menangani dampak dari wabah Covid-19. Rahman pun kebingungan menjelaskan soal besaran dan pengelolaan anggaran tersebut. Dirinya meminta wartawan untuk menanyakan hal tersebut (besaran anggaran) penanganan Covid-19 ke instansi terkait yang membidangi soal keuangan. 


" Jadi dana Covid-19 itu bukan hanya di dinas kesehatan saja pak, karena itu ada bantuan, dari perindag yang kelola, ada yang dari P dan P, ada yang dari dinas Sosial, Anggaran itu kan dari Pemerintah Daerah, karena sesuai dengan SK bersama kemarin antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, itukan ada dananya, namanya dana Refocusing, yang diplotkan kesitu" Ujar Rahman. 


" Nah itu kan sesuai dengan hasil review kemarin dari BPK kan kita belum mencukupi, kita punya dana Refocusing, jadi mungkin kalau terkait dengan masalah anggaran, mungkin bisa langsung ditanyakan ke BPKAD, karena kami juga belom bisa menjelaskan itu sampai selesainya, karena kami semua terfokus kesana, ke BPKD."tandasnya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
24 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

24 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Beruntun usai Demam, Diduga karena Virus

1 bulan lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

1 bulan lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

3 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal