Terungkap, Begini Cara Pekerja Cleaning Service Bunuh Dokter Mawartih di Nabire

Edy Siswanto
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengungkap fakta pembunuhan dokter Mawartih di Nabire .(ANTARA/Polda Papua)

Dalam perkara ini, barang bukti yang ditemukan penyidik berupa handphone Sony Xperia 10 plus warna hitam milik korban. HP ini disimpan dalam bantal terbungkus plastik putih dan ditemukan di gudang kecil lantai 2 ruang poli RSUD Nabire. 

“Kronologi korban meninggal, Dokter Mawartih dianiaya pelaku dengan cara menutupi wajahnya memakai rok hitam bintik-bintik putih. Rok ini disimpan dalam lemari kamar di TKP dan sudah dibersihkan pelaku,” katanya.

Sesuai keterangan pelaku, motif karena yang bersangkutan sakit hati dan kecewa atas perlakuan korban. Korban disebut melakukan pemotongan upah insentif Covid-19 pada tahun 2020 yang seharusnya pelaku menerima Rp15 juta, namun hanya mendapat Rp7 juta.

"Pelaku juga sakit hati dengan upacan korban saat pemberian insentif tersebut," ucapnya.

Hasil penyelidikan saat ini, pelaku mengaku hanya sendiri atau pelaku tunggal dalam melakukan pembunuhan. Namun penyidik masih melakukan pendalaman untuk menentukan apakah ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal