Terungkap Cara Licik KKB Kepung Pasukan TNI, Manfaatkan Mama-Mama dan Anak-Anak Jadi Tameng

riana rizkia
Ilustrasi prajurit TNI yang bertugas di Papua. (Foto : Ist)

Dalam situasi seperti itu, Yudo menjelaskan prajurit kebingungan karena tidak ingin salah sasaran maka sikap bertahanlah yang dilakukan. 

"Kenapa saya sampaikan ini, karena tadi dua orang yang selamat tadi saya perintahkan datang ke Timika. Saya tanya, bagaiama sih posisimu kemarin bisa sampai seperti itu? Mereka menceritakan bahwa dikepung bersama masyarakat dan anak-anak dengan teriak-teriak," ucapnya.

"Kemudian dari tiga sisi melaksanakan tembakan. Itu yang mereka mungkin menjadi apa, kalau orang itu bingung di atas itu, antara harus menembak senjata karena yang dihadapi ini masyarakat yang ngeroyok begitu," katanya lagi. 

Panglima menyebut KKB sengaja menggunakan mama-mama dan anak-anak sebab mereka tahu TNI tidak akan melayangkan tembakan yang dapat membahayakan masyarakat. 

"Mereka tidak pernah menghadapi hal seperti itu sampai melibatkan masyarakat, melibatkan anak-anak. Kita selalu menghindari sebenarnya jangan sampai ada korban. Saya selalu sampaikan kan. Saya tidak mau represif yang mengakibatkan korban masyarakat ataupun anak-anak," katanya. 

"Tapi ternyata mereka menggunakan itu. Mungkin yang saya sampaikan ini malah digunakan dia untuk itu. Ini yang sangat saya sayangkan sehingga prajurit kita jadi seperti itu," ucapnya lagi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota HSSBI KKB di Yahukimo, Sita Amunisi

57 tahun lalu

Ditembak Mati! Ini Sepak Terjang Komandan Operasi KKB Yahukimo

57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal