Tolak KKB, Anak Pejuang OPM Tegaskan NKRI Harga Mati: Tercantum di Pepera 1969

Edy Siswanto
Lima tokoh adat di Papua menyatakan sikap dukung NKRI. (Foto: Sindonews).

JAYAPURA, iNews.id - Sejumlah tokoh adat di Pegunungan Tengah Papua, termasuk anak pejuang Organisasi Papua merdeka (OPM) menegaskan NKRI merupakan harga mati. Mereka meminta ketentuan ini jangan lagi diganggu gugat.

Mereka yakni Ondoafi besar Kabupaten Keerom, Herman Yoku, Ondofolo Sentani, Yanto Ohee, Tokoh adat Pegunungan Tengah Papua, Sem Kogoya, Ondo Max Ohee, dan tokoh muda Papua Ali Kabiay.

Pernyataan bersama tersebut dilakukan di Pendopo Suku Sereh Sentani Rabu (30/6/2021). Para tokoh ini memastikan tidak ada peringatan 1 Juli sebagai Hari Papua Merdeka.

"Papua sudah final berintegarasi dengan NKRI, jadi jangan ada lagi yang mencoba mengorek-ngorek persoalan ini. Pepera 1969 membuktikan bahwa keterwakilan adat saat itu mendukung integrasi Papua dalam NKRI," kata anak Pejuang OPM, Yanto Ohee.

Para tokoh ini sepakat tidak ada tempat bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kini dilabeli sebagai komplotan teroris di wilayah Papua.

Mereka juga meminta masyarakat tidak terprovokasi adanya peringatan khusus bagi gerakan separatis di Papua. Sebab agenda itu selalu digaungkan oleh gerombolan oknum bersenjata yang kerap meneror warga.

"Masyarakat harus turut menjaga Kamtibmas, sehingga Papua menjadi aman dan damai, terlebih jelang PON XX Tahun 2021," kata Ali Kabay membacakan salah satu poin dalam surat pernyataan berasama.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Baku Tembak di Dekai Tewaskan 4 Anggota KKB, Satgas Tangkap 6 Orang Simpatisan

3 hari lalu

Terungkap! 4 KKB Tewas Ditembak di Yahukimo Anak Buah Wadanyon Habis Nare, Ini Identitasnya

14 hari lalu

Malam Mencekam di Yahukimo, Warga Sipil Luka-Luka Dibacok Pelaku Diduga KKB

15 hari lalu

Identitas Polisi Korban Penembakan KKB di Tolikara, Bripda Jhon Galu Anggota Polsek Ilu

16 hari lalu

5 Tersangka Pembunuh Bripka Fredy Awes Ternyata Anggota KKB, 2 Orang Tewas 3 DPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal